Kulit merupakan bagian tubuh kita yang bersentuhan langsung dengan segala hal di luar tubuh, seperti misalnya cuaca, sinar matahari atau yang lainnya. Dan kulit kita merupakan hal pertama yang terlihat, saat kita mulai mengalami penuaan. Jadi sudah sewajarnya kita patut melakukan perawatan pada kesehatan kulit. Berikut kami sampaikan beberapa tips perawatan kecantikan kulit.
Perlindungan Terhadap Matahari - Matahari memiliki peran utama dalam merusak kecantikan kulit. Anda perlu melindungi kulit dari matahari dengan produk kulit guna mencegah penuaan pada kulit. Matahari sangat berpengaruh dalam kesehatan kulit, membuat kulit berkerut, kering, dan membuat warna kulit berubah; Penjarangan kulit, tekstur kulit, penipisan kulit serta penyakit kulit yang berhubungan dengan paparan sinar matahari dapat membuat kulit Anda nampak jauh lebih tua. Jadi, mulailah melindungi kesehatan kecantikan kulit dengan krem produk kecantikan pelindung matahari.
Hindari Merokok - Tips ini terutama bagi kaum pria, karena populasi dari perokok terbesar di dunia adalah pria. Merokok bukan hanya menyebabkan kanker paru-paru, tapi juga dapat membuat kesehatan kecantikan kulit kusam dan berkerut. Menurut beberapa penelitian terdapat dugaan kuat kalau nikotin yang terkandung dalam rokok memiliki pengaruh yang sama layaknya elastin pada matahari.
Berolahraga - Sejalan dengan bertambahnya usia, sangatlah mustahil menyembunyikan tanda-tanda penuaan di balik kulit. Leher, pipi dan sudut mata merupakan bagian kulit kecantikan yang paling mudah terlihat saat usia bertambah tua. Demi memperbaiki penampilan kulit, kita mesti menyeimbangkan antara diet dan latihan secara teratur. Selain Anda juga harus rajin minum air putih, paling sedikit delapan hingga sepuluh gelas setiap hari.
Senyum Memiliki Manfaat Ajaib - Wajah kita cenderung menyesuaikan pada posisi dari ekspresi yang kita bawa sepanjang waktu. Jika Anda lebih sering cemberut atau marah-marah, kulit Anda-pun akan lebih cenderung cepat berkerut, terutama di area mata, garis dan sudut bibir atau garis-garis lain yang mengikuti ekspresi saat cemberut. Sebuah senyum dapat membuat keajaiban bagi kulit kecantikan Anda dan membuat awet muda pula. Jadi untuk mengindari jadi cepat tua, yang perlu Anda lakukan hanya lebih banyak tersenyum.
Perawatan Kulit - Merawat kulit merupakan hal yang sangat penting. Anda harus segera mencuci wajah setiap kali sehabis keluar di bawah terik matahari. Menggosok kulit dengan produk kecantikan atau produk kulit peeling secara teratur, setidaknya seminggu 2 kali, akan membantu mengangkat sel-sel kulit mati dan kotoran yang menempel, sehingga kulit dapat lebih leluasa bernafas dan lebih cerah.
Posisi Tidur - Tidur dengan posisi telungkup dapat menyebabkan kerut. Selain itu hindari tidur dengan posisi tetap sepanjang malam, hal ini dapat menyebabkan kulit Anda kusut. Dan Anda perlu tidur setidaknya 8 jam setiap hari.
Label: kulit
Senin, 14 Juni 2010
Rabu, 09 Juni 2010
Diet bagi Penderita Gangguan Asam Urat
Penderita asam urat tinggi, memang harus hati-hati terhadap makanan. Diet yang dilakukan, harus memenuhi syarat sebagai berikut :
1. Pembatasan purin
Apabila telah terjadi pembengkakan sendi maka penderita gangguan asam urat harus melakukan diet bebas purin. Namun karena hampir semua bahan makanan sumber protein mengandung nukleoprotein maka hal ini hampir tidak mungkin dilakukan. Maka yang harus dilakukan adalah membatasi asupan purin menjadi 100-150 mg purin per hari (diet normal biasanya mengandung 600-1.000 mg purin per hari).
2. Kalori sesuai kebutuhan
Jumlah asupan kalori harus benar disesuaikan dengan kebutuhan tubuh berdasarkan pada tinggi dan berat badan. Penderita gangguan asam urat yang kelebihan berat badan, berat badannya harus diturunkannn dengan tetap memperhatikan jumlah konsumsi kalori. Asupan kalori yang terlalu sedikit juga bisa meningkatkan kadar asam urat karena adanya keton bodies yang akan mengurangi pengeluaran asam urat melalui urin.
3. Tinggi karbohidrat
Karbohidrat kompleks seperti nasi, singkong, roti dan ubi sangat baik dikonsumsi oleh penderita gangguan asam urat karena akan meningkatkan pengeluaran asam urat melalui urin. Konsumsi karbohidrat kompleks ini sebaiknya tidak kurang dari 100 gram per hari. Karbohidrat sederhana jenis fruktosa seperti gula, permen, arum manis, gulali, dan sirop sebaiknya dihindari karena fruktosa akan meningkatkan
kadar asam urat dalam darah.
4. Rendah protein
Protein terutama yang berasal dari hewan dapat meningkatkan kadar asam urat dalam darah. Sumber makanan yang mengandung protein hewani dalam jumlah yang tinggi, misalnya hati, ginjal, otak, paru dan limpa. Asupan protein yang dianjurkan bagi penderita gangguan asam urat adalah sebesar 50-70 gram/hari atau 0,8-1 gram/kg berat badan/hari. Sumber protein yang disarankan adalah protein nabati yang berasal dari susu, keju dan telur.
5. Rendah lemak
Lemak dapat menghambat ekskresi asam urat melalui urin. Makanan yang digoreng, bersantan, serta margarine dan mentega sebaiknya dihindari. Konsumsi lemak sebaiknya sebanyak 15 persen dari total kalori.
6. Tinggi cairan
Konsumsi cairan yang tinggi dapat membantu membuang asam urat melalui urin. Karena itu, Anda disarankan untuk menghabiskan minum minimal sebanyak 2,5 liter atau 10 gelas sehari. Air minum ini bisa berupa air putih masak, teh, atau kopi. Selain dari minuman, cairan bisa diperoleh melalui buah-buahan segar yang mengandung banyak air. Buah-buahan yang disarankan adalah semangka, melon, blewah, nanas, belimbing manis, dan jambu air. Selain buah-buahan tersebut, buah-buahan yang lain juga boleh dikonsumsi karena buah-buahan sangat sedikit mengandung purin. Buah-buahan yang sebaiknya dihindari adalah alpukat dan durian, karena keduanya mempunyai kandungan lemak yang tinggi.
7. Tanpa alkohol
Berdasarkan penelitian diketahui bahwa kadar asam urat mereka yang mengonsumsi alkohol lebih tinggi dibandingkan mereka yang tidak mengonsumsi alkohol. Hal ini adalah karena alkohol akan meningkatkan asam laktat plasma. Asam laktat ini akan menghambat pengeluaran asam urat dari tubuh.
Label: diet asam urat
1. Pembatasan purin
Apabila telah terjadi pembengkakan sendi maka penderita gangguan asam urat harus melakukan diet bebas purin. Namun karena hampir semua bahan makanan sumber protein mengandung nukleoprotein maka hal ini hampir tidak mungkin dilakukan. Maka yang harus dilakukan adalah membatasi asupan purin menjadi 100-150 mg purin per hari (diet normal biasanya mengandung 600-1.000 mg purin per hari).
2. Kalori sesuai kebutuhan
Jumlah asupan kalori harus benar disesuaikan dengan kebutuhan tubuh berdasarkan pada tinggi dan berat badan. Penderita gangguan asam urat yang kelebihan berat badan, berat badannya harus diturunkannn dengan tetap memperhatikan jumlah konsumsi kalori. Asupan kalori yang terlalu sedikit juga bisa meningkatkan kadar asam urat karena adanya keton bodies yang akan mengurangi pengeluaran asam urat melalui urin.
3. Tinggi karbohidrat
Karbohidrat kompleks seperti nasi, singkong, roti dan ubi sangat baik dikonsumsi oleh penderita gangguan asam urat karena akan meningkatkan pengeluaran asam urat melalui urin. Konsumsi karbohidrat kompleks ini sebaiknya tidak kurang dari 100 gram per hari. Karbohidrat sederhana jenis fruktosa seperti gula, permen, arum manis, gulali, dan sirop sebaiknya dihindari karena fruktosa akan meningkatkan
kadar asam urat dalam darah.
4. Rendah protein
Protein terutama yang berasal dari hewan dapat meningkatkan kadar asam urat dalam darah. Sumber makanan yang mengandung protein hewani dalam jumlah yang tinggi, misalnya hati, ginjal, otak, paru dan limpa. Asupan protein yang dianjurkan bagi penderita gangguan asam urat adalah sebesar 50-70 gram/hari atau 0,8-1 gram/kg berat badan/hari. Sumber protein yang disarankan adalah protein nabati yang berasal dari susu, keju dan telur.
5. Rendah lemak
Lemak dapat menghambat ekskresi asam urat melalui urin. Makanan yang digoreng, bersantan, serta margarine dan mentega sebaiknya dihindari. Konsumsi lemak sebaiknya sebanyak 15 persen dari total kalori.
6. Tinggi cairan
Konsumsi cairan yang tinggi dapat membantu membuang asam urat melalui urin. Karena itu, Anda disarankan untuk menghabiskan minum minimal sebanyak 2,5 liter atau 10 gelas sehari. Air minum ini bisa berupa air putih masak, teh, atau kopi. Selain dari minuman, cairan bisa diperoleh melalui buah-buahan segar yang mengandung banyak air. Buah-buahan yang disarankan adalah semangka, melon, blewah, nanas, belimbing manis, dan jambu air. Selain buah-buahan tersebut, buah-buahan yang lain juga boleh dikonsumsi karena buah-buahan sangat sedikit mengandung purin. Buah-buahan yang sebaiknya dihindari adalah alpukat dan durian, karena keduanya mempunyai kandungan lemak yang tinggi.
7. Tanpa alkohol
Berdasarkan penelitian diketahui bahwa kadar asam urat mereka yang mengonsumsi alkohol lebih tinggi dibandingkan mereka yang tidak mengonsumsi alkohol. Hal ini adalah karena alkohol akan meningkatkan asam laktat plasma. Asam laktat ini akan menghambat pengeluaran asam urat dari tubuh.
Label: diet asam urat
Peran Karbohidrat Dalam Diet
Makanan karbohidrat dalam bentuknya yang lebih alami merupakan bagian penting dari diet yang sehat.
Makanan karbohidrat menyediakan energi. serat, vitamin, mineral, protein dan air. Makanan karbohidrat terdapat pada biji sereal, buah, sayur, dan susu. Daging mengandung hanya sedikit karbohidrat, suatu jumlah yang bisa diabaikan. Diet sehat 2000 kalori seharusnya terdiri dari makanan karbohidrat dan menyediakan lebih dari 50% total kalori. Diet berkalori lebih rendah untuk menurunkan berat badan seharusnya masih memiliki sekitar 40% total kalori dari karbohidrat
Karbohidrat mencakup gula. tepung dan serat. Gula dan tepung menyediakan energi pada sel-sel tubuh. Sekalipun tidak dicerna. serat bermanfaat bagi tubuh.
PADUAN ASUPAN KARBOHIDRAT
Total Kalori Harian Total Karbohidrat Harian % Kalori Karbohidrat
1200 kal 120g 40%
1500 kal 170g 45%
2000 kal 250g 50% 2500 kal 345g 55%
3000 kal 450g 60%
Pakar kesehatan menyarankan asupan minimum karbohidrat sebanyak 100 gram sehari. Berat badan hanya akan turun bila asupan kalori lebih rendah dari yang dibutuhkan tubuh. Diet yang seimbang untuk menurunkan berat badan tidak mengurangi asupan karbohidrat secara ekstrim.
WHO menganjurkan agar 55-75% konsumsi energi total berasal dari karbohidrat kompleks dan paling banyak hanya 10% berasal dari gula sederhana. Untuk serat, Lembaga Kanker Amerika menganjurkan mengkonsumsi 20-30 gr serat sehari. Di Indonesia pada saat ini tidak ada kekhawatiran kekurangan makan serat apabila dipertahankan pola makan yang ada dengan makanan pokok (nasi), kacang-kacangan, sayuran dan buah-buahan dalam jumlah yang cukup.
Label: diet, karbohidrat
Makanan karbohidrat menyediakan energi. serat, vitamin, mineral, protein dan air. Makanan karbohidrat terdapat pada biji sereal, buah, sayur, dan susu. Daging mengandung hanya sedikit karbohidrat, suatu jumlah yang bisa diabaikan. Diet sehat 2000 kalori seharusnya terdiri dari makanan karbohidrat dan menyediakan lebih dari 50% total kalori. Diet berkalori lebih rendah untuk menurunkan berat badan seharusnya masih memiliki sekitar 40% total kalori dari karbohidrat
Karbohidrat mencakup gula. tepung dan serat. Gula dan tepung menyediakan energi pada sel-sel tubuh. Sekalipun tidak dicerna. serat bermanfaat bagi tubuh.
PADUAN ASUPAN KARBOHIDRAT
Total Kalori Harian Total Karbohidrat Harian % Kalori Karbohidrat
1200 kal 120g 40%
1500 kal 170g 45%
2000 kal 250g 50% 2500 kal 345g 55%
3000 kal 450g 60%
Pakar kesehatan menyarankan asupan minimum karbohidrat sebanyak 100 gram sehari. Berat badan hanya akan turun bila asupan kalori lebih rendah dari yang dibutuhkan tubuh. Diet yang seimbang untuk menurunkan berat badan tidak mengurangi asupan karbohidrat secara ekstrim.
WHO menganjurkan agar 55-75% konsumsi energi total berasal dari karbohidrat kompleks dan paling banyak hanya 10% berasal dari gula sederhana. Untuk serat, Lembaga Kanker Amerika menganjurkan mengkonsumsi 20-30 gr serat sehari. Di Indonesia pada saat ini tidak ada kekhawatiran kekurangan makan serat apabila dipertahankan pola makan yang ada dengan makanan pokok (nasi), kacang-kacangan, sayuran dan buah-buahan dalam jumlah yang cukup.
Label: diet, karbohidrat
Waspadai Pengapuran pada Sendi
Jika jari terasa pegal, paling enak memang menarik jari-jari hingga berbunyi gemeretuk. Begitupun ketika pinggang terasa pegal, langsung memutir tubuh hingga bunyi gemeretuk. Setelah itu, pegal rasanya hilang seketika. Tetapi benarkah demikian?
Karena menurut dokter spesialis tulang (orthopedik) RS Siaga, dr Lukman Shebubakar, jari-jari atau sendi kaki yang suka mengeluarkan bunyi gemeretuk merupakan pertanda bahwa seseorang menderita pengapuran pada sendi atau osteoarhritis.
"Berbeda dengan osteoporosis yang berarti pengapuran pada tulang, maka osteoarhritis adalah pengapuran pada sendi," kata dr Lukman Shebubakar dalam sebuah seminar tentang osteoarhritis, di Jakarta, belum lama ini.
Dijelaskan, tubuh manusia terdiri atas 206 tulang dan 230 sendi. Osteoartritis adalah suatu penyakit sendi menahun yang ditandai dengan adanya kemunduran pada tulang rawan sendi dan tulang di dekatnya, yang bisa menyebabkan nyeri sendi dan kekakuan.
"Pengapuran sendi pasti akan dirasakan setiap orang, terutama oleh orang yang sudah berusia lebih dari 40 tahun. Akan tetapi, hal itu dapat terjadi lebih dini," ujarnya.
Osteoarhritis bisa dialami orang dewasa yang pernah mengalami kecelakaan, infeksi pada sendi, atau bisa juga pada bayi yang mengalami kelainan bawaan.
"Osteoarhritis bisa terjadi hampir pada semua sendi. Biasanya terjadi pada sendi yang biasa menahan beban berat dan juga pada sendi yang sering digunakan, misalnya lutut, pinggul, punggung atau tulang belakang, tangan, dan kaki," tuturnya.
Gejala yang ditimbulkan dari osteoarhritis datang secara bertahap. Biasanya diawali dari satu sendi, adanya nyeri sendi, kesulitan naik dan turun tangga, sulit berdiri setelah lama duduk atau jongkok.
Orang-orang yang rentan dan berisiko tinggi terkena penyakit itu adalah orang yang pekerjaannya menimbulkan penekanan berulang pada sendi. "Penyakit yang timbul jika terjadi pengapuran pada sendi bisa sampai mengakibatkan berubahnya bentuk sendi," ucapnya.
Mengapa terjadi pengapuran?
Dr Lukman menjelaskan, sendi lutut merupakan sendi dengan beban kerja yang cukup berat. Saat berdiri tegak, sendi itu dalam posisi mengunci agar posisi tubuh stabil. Sedangkan saat berjalan, sendi ini berperan laiknya engsel, sehingga gerakan kaki menjadi fleksibel.
"Saat kita berlari, atau berolahraga, sendi harus dapat menahan beban putaran dan daya saat kaki menekuk, melompat atau saat berlari. Hal itu menunjukkan bahwa sendi lutut memegang peranan penting dalam setiap posisi atau gerakan tubuh," katanya.
Dijelaskan, dalam sendi lutut, terdapat tiga komponen tulang. Ujung tulang paha (femur), tulang tungkai bawah (tibia) dan tulang lutut (patella). Pada bagian ujung dari tulang, terdapat komponen yang disebut dengan tulang rawan.
Tulang rawan berperan melapisi ujung tulang di persendian. Dengan adanya tulang rawan, ketiga tulang tersebut bertemu, namun tidak terjadi gesekan, dan gerakan sendi menjadi mulus.
"Sesuai perjalanan usia, pada orang tua akan terjadi kerusakan pada tulang rawan (kartilago) sendi. Selain faktor usia, ada juga faktor lain yang dapat mempercepat proses kerusakan. Misalnya saja infeksi, trauma, aktivitas yang tinggi atau berat badan berlebih," katanya.
Jika terjadi kerusakan, maka tulang rawan menjadi tipis dan permukaannya tidak rata. Akibatnya terjadi gesekan diantara tulang, menimbulkan nyeri. Selain itu pengapuran sendi lutut, juga dapat disebabkan oleh bentuk sendi yang tidak normal.
Ia menyebutkan tindakan menekuk keluar (valgus), atau menekuk ke dalam (varus). Kondisi ini mengakibatkan beban tubuh tidak lagi berada pada tempat yang ideal, melainkan bergeser ke arah luar atau ke dalam. Bagian yang mengalami beban berat akan lebih cepat mengalami pengapuran dibanding bagian yang tidak mendapat beban.
Kerusakan pada tulang rawan mengakibatkan gerakan tidak lagi mulus. Ujung-ujung tulang bertemu dan bergesekan satu sama lain. Kerusakan tulang rawan merangsang pertumbuhan tulang baru di dalam sendi, dikenal dengan osteofit. Dengan adanya osteofit, nyeri bertambah parah, dan tentu saja aktivitas terganggu.
Perlu diketahui bahwa selama ini ada di kalangan kalangan awam yang salah mengartikan pengapuran dengan osteoporosis. Osteoporosis merupakan pengeroposan tulang, sedangkan osteartritis adalah kerusakan pada tulang rawan sendi (kartilago).
Untuk menentukan ada tidaknya pengapuran pada sendi, selain melakukan pemeriksaan fisik, dokter juga akan melakukan pemeriksaan penunjang. Misalnya saja melakukan foto rontgen. Pemeriksaan ini penting untuk mengetahui kondisi sendi lutut dan memperkirakan derajat kerusakan.
Jika dicurigai adanya masalah pada jaringan lunak, semisal pada ligamen (urat) atau pada tendon di daerah sendi lutut, maka akan dilakukan pemeriksaan Magnetic Resonance Imaging (MRI).
Pemeriksaan itu dapat menemukan adannya robekan, atau penyakit lain, pada jaringan lunak di daerah lutut semisal otot, tendon atau ligamen. Penyebab kerusakan beragam diantaranya trauma atau infeksi.
Tentang pengobatan, dr Lukman menyebutkan ada beberapa lini terapi yang digunakan untuk mengatasi pengapuran pada sendi lutut. Tahap awal biasanya diberikan obat penghilang rasa nyeri. Obat Anti Inflamasi Non Steroid (AINS), seminal asam mefenamat,ibuprofen, piroksikam dapat digunakan.
"Efek samping obat jenis ini, terjadi gangguan lambung. Selain itu minum, dapat diberikan anti nyeri yang dioleskan langsung ke kulit. Berbentuk jel atau spray disemprotkan langsung di daerah kulit sekitar lutut," katanya.
Jenis AINS yang terbaru dikenal dengan COX-2 inhibitor. Efek samping obat ini terhadap saluran cerna lebih kecil disbanding dengan obat AINS biasa. Belakangan diketahui bahwa obat ini menimbulkan risiko jantung dan stroke. Sehingga penggunaanya pada penderita yang memiliki serangan jantung atau stroke perlu diwaspadai.
Jika pengobatan kurang mendapatkan hasil, dianjurkan bagi penderita untuk melakukan fisioterapi. Latihan dapat dilakukan dengan bantuan ahli fisioterapi,untuk mendapatkan gerak yang normal pada lutut, dan menghilangkan nyeri. Latihan yang dapat meningkatkan kemampuan otot di sekitar lutut, sehingga lebih stabil dan posisi tubuh seimbang.
Terapi lain adalah dengan menyuntikan langsung obat ke sendi lutut untuk menghilangkan rasa nyeri. Efek terapi dapat bertahan hingga beberapa bulan. Dokter akan mempertimbangkan masak-masak sebelum melakukan tindakan ini, karena jika terlalu sering malah mengakibatkan kerusakan tulang rawan sendi.
Operasi yang dilakukan bisa melalui operasi arthroscopy, osteotomy, arthtoplasty, dan arthrodesis. "Selain operasi, terdapat cara penyembuhan lain yaitu dengan fisioterapi, atau program latihan lain. Selain itu dukungan psikososial sangat perlu, bahkan dengan cara yang sederhana, yaitu dengan cara mengonsumsi vitamin glukosomin, atau dengan olahraga yang tepat," ujarnya.
Ditambahkan, selain itu pentingnya seseorang mempertimbangkan kegiatan dengan kekuatan sendi yang sesuai dengan umur.
"Untuk orang yang mengalami obesitas atau kegemukan, maka makanan yang dikonsumsi harus dijaga karena orang yang obesitas cenderung terkena penyakit ini," terangnya.
Karena menurut dokter spesialis tulang (orthopedik) RS Siaga, dr Lukman Shebubakar, jari-jari atau sendi kaki yang suka mengeluarkan bunyi gemeretuk merupakan pertanda bahwa seseorang menderita pengapuran pada sendi atau osteoarhritis.
"Berbeda dengan osteoporosis yang berarti pengapuran pada tulang, maka osteoarhritis adalah pengapuran pada sendi," kata dr Lukman Shebubakar dalam sebuah seminar tentang osteoarhritis, di Jakarta, belum lama ini.
Dijelaskan, tubuh manusia terdiri atas 206 tulang dan 230 sendi. Osteoartritis adalah suatu penyakit sendi menahun yang ditandai dengan adanya kemunduran pada tulang rawan sendi dan tulang di dekatnya, yang bisa menyebabkan nyeri sendi dan kekakuan.
"Pengapuran sendi pasti akan dirasakan setiap orang, terutama oleh orang yang sudah berusia lebih dari 40 tahun. Akan tetapi, hal itu dapat terjadi lebih dini," ujarnya.
Osteoarhritis bisa dialami orang dewasa yang pernah mengalami kecelakaan, infeksi pada sendi, atau bisa juga pada bayi yang mengalami kelainan bawaan.
"Osteoarhritis bisa terjadi hampir pada semua sendi. Biasanya terjadi pada sendi yang biasa menahan beban berat dan juga pada sendi yang sering digunakan, misalnya lutut, pinggul, punggung atau tulang belakang, tangan, dan kaki," tuturnya.
Gejala yang ditimbulkan dari osteoarhritis datang secara bertahap. Biasanya diawali dari satu sendi, adanya nyeri sendi, kesulitan naik dan turun tangga, sulit berdiri setelah lama duduk atau jongkok.
Orang-orang yang rentan dan berisiko tinggi terkena penyakit itu adalah orang yang pekerjaannya menimbulkan penekanan berulang pada sendi. "Penyakit yang timbul jika terjadi pengapuran pada sendi bisa sampai mengakibatkan berubahnya bentuk sendi," ucapnya.
Mengapa terjadi pengapuran?
Dr Lukman menjelaskan, sendi lutut merupakan sendi dengan beban kerja yang cukup berat. Saat berdiri tegak, sendi itu dalam posisi mengunci agar posisi tubuh stabil. Sedangkan saat berjalan, sendi ini berperan laiknya engsel, sehingga gerakan kaki menjadi fleksibel.
"Saat kita berlari, atau berolahraga, sendi harus dapat menahan beban putaran dan daya saat kaki menekuk, melompat atau saat berlari. Hal itu menunjukkan bahwa sendi lutut memegang peranan penting dalam setiap posisi atau gerakan tubuh," katanya.
Dijelaskan, dalam sendi lutut, terdapat tiga komponen tulang. Ujung tulang paha (femur), tulang tungkai bawah (tibia) dan tulang lutut (patella). Pada bagian ujung dari tulang, terdapat komponen yang disebut dengan tulang rawan.
Tulang rawan berperan melapisi ujung tulang di persendian. Dengan adanya tulang rawan, ketiga tulang tersebut bertemu, namun tidak terjadi gesekan, dan gerakan sendi menjadi mulus.
"Sesuai perjalanan usia, pada orang tua akan terjadi kerusakan pada tulang rawan (kartilago) sendi. Selain faktor usia, ada juga faktor lain yang dapat mempercepat proses kerusakan. Misalnya saja infeksi, trauma, aktivitas yang tinggi atau berat badan berlebih," katanya.
Jika terjadi kerusakan, maka tulang rawan menjadi tipis dan permukaannya tidak rata. Akibatnya terjadi gesekan diantara tulang, menimbulkan nyeri. Selain itu pengapuran sendi lutut, juga dapat disebabkan oleh bentuk sendi yang tidak normal.
Ia menyebutkan tindakan menekuk keluar (valgus), atau menekuk ke dalam (varus). Kondisi ini mengakibatkan beban tubuh tidak lagi berada pada tempat yang ideal, melainkan bergeser ke arah luar atau ke dalam. Bagian yang mengalami beban berat akan lebih cepat mengalami pengapuran dibanding bagian yang tidak mendapat beban.
Kerusakan pada tulang rawan mengakibatkan gerakan tidak lagi mulus. Ujung-ujung tulang bertemu dan bergesekan satu sama lain. Kerusakan tulang rawan merangsang pertumbuhan tulang baru di dalam sendi, dikenal dengan osteofit. Dengan adanya osteofit, nyeri bertambah parah, dan tentu saja aktivitas terganggu.
Perlu diketahui bahwa selama ini ada di kalangan kalangan awam yang salah mengartikan pengapuran dengan osteoporosis. Osteoporosis merupakan pengeroposan tulang, sedangkan osteartritis adalah kerusakan pada tulang rawan sendi (kartilago).
Untuk menentukan ada tidaknya pengapuran pada sendi, selain melakukan pemeriksaan fisik, dokter juga akan melakukan pemeriksaan penunjang. Misalnya saja melakukan foto rontgen. Pemeriksaan ini penting untuk mengetahui kondisi sendi lutut dan memperkirakan derajat kerusakan.
Jika dicurigai adanya masalah pada jaringan lunak, semisal pada ligamen (urat) atau pada tendon di daerah sendi lutut, maka akan dilakukan pemeriksaan Magnetic Resonance Imaging (MRI).
Pemeriksaan itu dapat menemukan adannya robekan, atau penyakit lain, pada jaringan lunak di daerah lutut semisal otot, tendon atau ligamen. Penyebab kerusakan beragam diantaranya trauma atau infeksi.
Tentang pengobatan, dr Lukman menyebutkan ada beberapa lini terapi yang digunakan untuk mengatasi pengapuran pada sendi lutut. Tahap awal biasanya diberikan obat penghilang rasa nyeri. Obat Anti Inflamasi Non Steroid (AINS), seminal asam mefenamat,ibuprofen, piroksikam dapat digunakan.
"Efek samping obat jenis ini, terjadi gangguan lambung. Selain itu minum, dapat diberikan anti nyeri yang dioleskan langsung ke kulit. Berbentuk jel atau spray disemprotkan langsung di daerah kulit sekitar lutut," katanya.
Jenis AINS yang terbaru dikenal dengan COX-2 inhibitor. Efek samping obat ini terhadap saluran cerna lebih kecil disbanding dengan obat AINS biasa. Belakangan diketahui bahwa obat ini menimbulkan risiko jantung dan stroke. Sehingga penggunaanya pada penderita yang memiliki serangan jantung atau stroke perlu diwaspadai.
Jika pengobatan kurang mendapatkan hasil, dianjurkan bagi penderita untuk melakukan fisioterapi. Latihan dapat dilakukan dengan bantuan ahli fisioterapi,untuk mendapatkan gerak yang normal pada lutut, dan menghilangkan nyeri. Latihan yang dapat meningkatkan kemampuan otot di sekitar lutut, sehingga lebih stabil dan posisi tubuh seimbang.
Terapi lain adalah dengan menyuntikan langsung obat ke sendi lutut untuk menghilangkan rasa nyeri. Efek terapi dapat bertahan hingga beberapa bulan. Dokter akan mempertimbangkan masak-masak sebelum melakukan tindakan ini, karena jika terlalu sering malah mengakibatkan kerusakan tulang rawan sendi.
Operasi yang dilakukan bisa melalui operasi arthroscopy, osteotomy, arthtoplasty, dan arthrodesis. "Selain operasi, terdapat cara penyembuhan lain yaitu dengan fisioterapi, atau program latihan lain. Selain itu dukungan psikososial sangat perlu, bahkan dengan cara yang sederhana, yaitu dengan cara mengonsumsi vitamin glukosomin, atau dengan olahraga yang tepat," ujarnya.
Ditambahkan, selain itu pentingnya seseorang mempertimbangkan kegiatan dengan kekuatan sendi yang sesuai dengan umur.
"Untuk orang yang mengalami obesitas atau kegemukan, maka makanan yang dikonsumsi harus dijaga karena orang yang obesitas cenderung terkena penyakit ini," terangnya.
Tips Awet Muda
Setiap manusia yang lahir di dunia pasti mengalami siklus seperti ini: tumbuh, besar, dewasa, menua, dan akhirnya mati. Hanya saja, di antara kita sering terlontar pertanyaan, "Mengapa sih seseorang menjadi awet muda, sedangkan yang lain tampak menua dengan lebih cepat?"
Tips yang saya tulis di bawah ini berdasarkan pengalaman pribadi (umur saya memang 32 tahun, tapi banyak yang menyangka lulusan SMA), dengan cara mempraktekkan berbagai macam tips tentang awet muda yang pernah saya temukan. Sedikit gambaran, sebelum menemukan berbagai tips awet muda tersebut, dulu waktu SMA wajah saya justru tampak sangat tua...berbeda dengan sekarang yang tampak lebih muda.
Di bawah ini ada beberapa hal yang setahu saya sangat berhasil dalam memeningkatkan prestasi saya selama ini (dari tampak tua, menajdi terlihat awet muda) :
1. Matikan lampu sewaktu tidur malam. Mengapa? Dalam kegelapan, tubuh manusia mengeluarkan sejenis hormon yang membantu sel-sel tubuh memperbaiki dirinya dengan baik. Hormon ini tidak akan dikeluarkan/ diproduksi oleh tubuh kita dalam keadaan terang. Dengan demikian, bila kita tidur dalam keadaan terang benderang, hilang sudah kesempatan tubuh kita untuk memperbaiki dirinya dengan baik bukan? Bila hal ini berlangsung terus, tubuh kita menjadi lebih cepat tua.
2. Konsumsilah vitamin dengan cukup, misalnya vitamin A dan E, penting untuk pembentukan epitel kulit dan rambut. Vitamin B, penting untuk membantu mencerna zat-zat makanan agar dapat digunakan tubuh dengan baik. Vitamin C, sangat baik untuk menjaga keutuhan dinding kapiler/ pembuluh darah, sehingga zat gizi dapat tersalurkan dengan baik melalui pembuluh darah tanpa terbuang gara2 pembuluh darahnya bocor. Vitamin C juga membantu menyeimbangkan kadar kalsium darah, sehingga tidak perlu diambilkan dari tulang (yang dalam jangka panjang dapat menyebabkan kekeroposan tulang).
3. Seimbangkan antara konsumsi lemak, karbohidrat, protein, dan mineral bukan menahan diri salah satu, sementara berlebihan mengkonsumsi yang lain. Mengapa? karena semua bahan makanan tadi sama2 diperlukan tubuh kita dalam keadaan seimbang.
4. Minumlah dengan cukup. Kurang minum dapat menyebabkan kulit cepat keriput dan metabolisme tubuh secara keseluruhan menjadi kacau. Kekacauan metabolisme dalam jangka panjang dapat mempercepat penuaan.
5. Lakukan olahraga dengan cukup, yaitu minimal 1 kali seminggu, maksimal 5 kali seminggu. Saya sendiri rutin melakukan jogging setidaknya 2 kali seminggu masing-masing 2-10 km, sit-up 3 kali seminggu masing2 105 yang saya bagi menjadi 3 set. Olahraga berat (lebih dari 5 jam sehari) selama lebih dari 3 kali seminggu malah membuat kita jadi lebih cepat tua.
6. Biasakan diri bernafas dengan lebih dalam, sekitar 5 detik menghirup nafas dan 5 detik menghembuskan nafas. Bernafas lebih dalam dapat memaksimalkan penyerapan O2 (syarat penting terjadinya aktivitas sel) di satu sisi, dan memaksimalkan pembuangan CO2(sampah aktivitas sel yang harus dibuang oleh tubuh kita) di sisi lain.
7. Gunakan pembersih badan yang ramah di kulit, terutama muka. Tanda pembersih badan yang tidak ramah adalah terasa agak panas di kulit sewaktu digunakan. Khusus muka, paling tidak oleskan krim muka sebelum pergi ke tempat yang terpapar terik matahari. Bila Anda juga rutin membersihkan muka dengan pembersih khusus muka sebelum tidur, itu lebih baik.
8. Hidup memang penuh dengan kesulitan. Dengan membiasakan diri mengambil hikmah (sisi positif) dari kesulitan hidup, akan menciptakan perasaan ringan di dalam hati yang dalam jangka panjang sangat membantu membuat kita awet muda.
9. Biasakan gaya hidup sederhana. Maksudnya, bila pendapatan Anda hanya Rp 1 juta/ bulan, jalankan hidup Anda dengan pengeluaran maksimal Rp 1 juta - X (X adalah tabungan, walaupun hanya Rp 20.000/ bulan). Bila ingin mencoba gaya hidup lebih mewah, naikkan dulu pendapatan Anda. Karena bila Anda memaksakan gaya hidup lebih mewah, sementara pendapatan Anda tetap, ujung2nya akan membuat utang Anda membengkak. Padahal kita tahu bersama bahwa semakin besar utang seseorang, semakin mudah Ia mengalami tekanan mental/ stress (ada kenalan saya yang memiliki utang sekian milyar, keluar masuk perawatan rumah sakit setidaknya 6 bulan sekali, padahal usianya belum mencapai 50 tahun). Kabar buruknya, tapi nyata, semakin sering seseorang stress, semakin capat tualah Ia.
10. Biasakan mengambil jalan kebaikan, karena jalan kebaikan akan menentramkan hati, sementara jalan kejahatan mendatangkan berbagai macam kecemasan mulai dari yang ringan sampai dengan yang berat, tergantung seberapa besar kejahatan yang tega Anda lakukan. Banyak sekali penelitian yang membuktikan bahwa ketentraman hati dapat membuat kita awet muda, sedangkan kecemasan mempercepat proses penuaan.
Setidaknya itulah hal-hal dasar yang rutin saya lakukan sehingga saya menjadi tampak muda saat ini (padahal dulu tampak tua).
Label: awet muda
Tips yang saya tulis di bawah ini berdasarkan pengalaman pribadi (umur saya memang 32 tahun, tapi banyak yang menyangka lulusan SMA), dengan cara mempraktekkan berbagai macam tips tentang awet muda yang pernah saya temukan. Sedikit gambaran, sebelum menemukan berbagai tips awet muda tersebut, dulu waktu SMA wajah saya justru tampak sangat tua...berbeda dengan sekarang yang tampak lebih muda.
Di bawah ini ada beberapa hal yang setahu saya sangat berhasil dalam memeningkatkan prestasi saya selama ini (dari tampak tua, menajdi terlihat awet muda) :
1. Matikan lampu sewaktu tidur malam. Mengapa? Dalam kegelapan, tubuh manusia mengeluarkan sejenis hormon yang membantu sel-sel tubuh memperbaiki dirinya dengan baik. Hormon ini tidak akan dikeluarkan/ diproduksi oleh tubuh kita dalam keadaan terang. Dengan demikian, bila kita tidur dalam keadaan terang benderang, hilang sudah kesempatan tubuh kita untuk memperbaiki dirinya dengan baik bukan? Bila hal ini berlangsung terus, tubuh kita menjadi lebih cepat tua.
2. Konsumsilah vitamin dengan cukup, misalnya vitamin A dan E, penting untuk pembentukan epitel kulit dan rambut. Vitamin B, penting untuk membantu mencerna zat-zat makanan agar dapat digunakan tubuh dengan baik. Vitamin C, sangat baik untuk menjaga keutuhan dinding kapiler/ pembuluh darah, sehingga zat gizi dapat tersalurkan dengan baik melalui pembuluh darah tanpa terbuang gara2 pembuluh darahnya bocor. Vitamin C juga membantu menyeimbangkan kadar kalsium darah, sehingga tidak perlu diambilkan dari tulang (yang dalam jangka panjang dapat menyebabkan kekeroposan tulang).
3. Seimbangkan antara konsumsi lemak, karbohidrat, protein, dan mineral bukan menahan diri salah satu, sementara berlebihan mengkonsumsi yang lain. Mengapa? karena semua bahan makanan tadi sama2 diperlukan tubuh kita dalam keadaan seimbang.
4. Minumlah dengan cukup. Kurang minum dapat menyebabkan kulit cepat keriput dan metabolisme tubuh secara keseluruhan menjadi kacau. Kekacauan metabolisme dalam jangka panjang dapat mempercepat penuaan.
5. Lakukan olahraga dengan cukup, yaitu minimal 1 kali seminggu, maksimal 5 kali seminggu. Saya sendiri rutin melakukan jogging setidaknya 2 kali seminggu masing-masing 2-10 km, sit-up 3 kali seminggu masing2 105 yang saya bagi menjadi 3 set. Olahraga berat (lebih dari 5 jam sehari) selama lebih dari 3 kali seminggu malah membuat kita jadi lebih cepat tua.
6. Biasakan diri bernafas dengan lebih dalam, sekitar 5 detik menghirup nafas dan 5 detik menghembuskan nafas. Bernafas lebih dalam dapat memaksimalkan penyerapan O2 (syarat penting terjadinya aktivitas sel) di satu sisi, dan memaksimalkan pembuangan CO2(sampah aktivitas sel yang harus dibuang oleh tubuh kita) di sisi lain.
7. Gunakan pembersih badan yang ramah di kulit, terutama muka. Tanda pembersih badan yang tidak ramah adalah terasa agak panas di kulit sewaktu digunakan. Khusus muka, paling tidak oleskan krim muka sebelum pergi ke tempat yang terpapar terik matahari. Bila Anda juga rutin membersihkan muka dengan pembersih khusus muka sebelum tidur, itu lebih baik.
8. Hidup memang penuh dengan kesulitan. Dengan membiasakan diri mengambil hikmah (sisi positif) dari kesulitan hidup, akan menciptakan perasaan ringan di dalam hati yang dalam jangka panjang sangat membantu membuat kita awet muda.
9. Biasakan gaya hidup sederhana. Maksudnya, bila pendapatan Anda hanya Rp 1 juta/ bulan, jalankan hidup Anda dengan pengeluaran maksimal Rp 1 juta - X (X adalah tabungan, walaupun hanya Rp 20.000/ bulan). Bila ingin mencoba gaya hidup lebih mewah, naikkan dulu pendapatan Anda. Karena bila Anda memaksakan gaya hidup lebih mewah, sementara pendapatan Anda tetap, ujung2nya akan membuat utang Anda membengkak. Padahal kita tahu bersama bahwa semakin besar utang seseorang, semakin mudah Ia mengalami tekanan mental/ stress (ada kenalan saya yang memiliki utang sekian milyar, keluar masuk perawatan rumah sakit setidaknya 6 bulan sekali, padahal usianya belum mencapai 50 tahun). Kabar buruknya, tapi nyata, semakin sering seseorang stress, semakin capat tualah Ia.
10. Biasakan mengambil jalan kebaikan, karena jalan kebaikan akan menentramkan hati, sementara jalan kejahatan mendatangkan berbagai macam kecemasan mulai dari yang ringan sampai dengan yang berat, tergantung seberapa besar kejahatan yang tega Anda lakukan. Banyak sekali penelitian yang membuktikan bahwa ketentraman hati dapat membuat kita awet muda, sedangkan kecemasan mempercepat proses penuaan.
Setidaknya itulah hal-hal dasar yang rutin saya lakukan sehingga saya menjadi tampak muda saat ini (padahal dulu tampak tua).
Label: awet muda
Makanan Sehat Untuk Bayi
Makanan yang diberikan untuk si buah hati harus bervariasi dengan komposisi makanan 4 sehat 5 sempurna. Makanan itu harus mengandung semua komposisi yang dibutuhkan oleh si bayi, seperti karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral. Upayakan makanan buatan sendiri sehingga senantiasa segar tanpa pengawet dan tanpa penambah rasa buatan atau kimiawi. Sebaiknya hindari pemakaian garam sampai usianya 1 tahun dan jangan biasakan si bayi mengonsumsi makanan manis atau mengandung gula.
Makanan untuk usia 6 bulan berupa makanan yang lembut, tapi sesudah itu berangsur-angsur menjadi makanan yang kasar. Usia 1 tahun sudah dapat mengkonsumsi makanan dewasa. Jadwal makan adalah 3 kali sehari, yaitu pagi, siang, sore atau malam. Pagi sebaiknya makanan setengah berat (bubur susu, oat meal, roti, biskuit). Makan siang dapat berupa buah padat yang dicampur susu (alpukat, apel kukus, pear kukus, labu kuning). Sedangkan untuk sore hari adalah makanan yang berat.
Karbohidrat
Sumber karbohidrat untuk bayi berusia 6 bulan dapat diperoleh dari tepung beras, tepung maizena, biskuit. Kemudian berangsur-angsur diganti dengan kentang, ubi merah, jagung, makaroni, roti, oat meal, dan nasi (bubur atau tim).
Protein dan lemak
Untuk usia bayi 6-8 bulan, sumber protein dan lemak dapat diperoleh dari susu, yoghurt, kuning telur, keju, kacang merah, kacang hijau, tempe, tahu, daging cincang, dan hati. Sedangkan untuk usia 9 bulan, dapat diberikan ikan.
Vitamin dan mineral
Sumber vitamin dan mineral dapat diperoleh dari buah pisang, jeruk, pepaya, pear, apel, melon, semangka, mangga, dan alpukat. Sedangkan untuk sayur dapat diperoleh dari kacang polong, wortel, brokoli, bayam, kangkung, buncis, kembang kol, dan sawi hijau.
Label: makanan, bayi
Makanan untuk usia 6 bulan berupa makanan yang lembut, tapi sesudah itu berangsur-angsur menjadi makanan yang kasar. Usia 1 tahun sudah dapat mengkonsumsi makanan dewasa. Jadwal makan adalah 3 kali sehari, yaitu pagi, siang, sore atau malam. Pagi sebaiknya makanan setengah berat (bubur susu, oat meal, roti, biskuit). Makan siang dapat berupa buah padat yang dicampur susu (alpukat, apel kukus, pear kukus, labu kuning). Sedangkan untuk sore hari adalah makanan yang berat.
Karbohidrat
Sumber karbohidrat untuk bayi berusia 6 bulan dapat diperoleh dari tepung beras, tepung maizena, biskuit. Kemudian berangsur-angsur diganti dengan kentang, ubi merah, jagung, makaroni, roti, oat meal, dan nasi (bubur atau tim).
Protein dan lemak
Untuk usia bayi 6-8 bulan, sumber protein dan lemak dapat diperoleh dari susu, yoghurt, kuning telur, keju, kacang merah, kacang hijau, tempe, tahu, daging cincang, dan hati. Sedangkan untuk usia 9 bulan, dapat diberikan ikan.
Vitamin dan mineral
Sumber vitamin dan mineral dapat diperoleh dari buah pisang, jeruk, pepaya, pear, apel, melon, semangka, mangga, dan alpukat. Sedangkan untuk sayur dapat diperoleh dari kacang polong, wortel, brokoli, bayam, kangkung, buncis, kembang kol, dan sawi hijau.
Label: makanan, bayi
'Massage' Menolong Bayi Tidur Lebih Nyenyak
Berita terbaru baik diketahui oleh orang tua yang masih memiliki bayi. Para ahli menyebutkan bahwa dengan tindakan pemijatan atau 'massage' dapat membantu bayi baru lahir tidur lebih nyenyak serta mengurangi kebiasaan bayi menangis.
Massage juga dapat memperkecil kadar stres pada bayi dan membuat hubungan yang lebih dekat antara bayi dan orang tuanya, mereka menyebutkan.
Dari penelitiannya mereka mengatakan bahwa bayi usia kurang dari enam bulan yang rutin di massage ternyata juga dapat menurunkan kadar hormon stres 'kortisol' dibandingkan bayi yang tidak pernah mendapatkan pijatan.
Suatu tim peneliti dari Warwick Medical School dan Institute of Education dari University of Warwick, meneliti 9 macam gerakan massage yang diterapkan kepada 598 bayi usia dibawah 6 bulan.
Bayi menerima pijatan dari orang tuanya, sebelumnya orang tua dilatih oleh tenaga kesehatan profesional sehingga setelah bayi tersebut di massage , mereka mendapatkan manfaat yang efektif.
Temuan hasil penelitian tersebut salah satunya disebutkan bahwa massage dapat mempengaruhi keluarnya hormon tidur melatonin, dimana dengan hormon tersebut bayi dapat memiliki pola tidur yang teratur.
Hal lain lagi yang disebutkan adalah dengan tindakan massage tersebut terjalin hubungan yang lebih baik antara bayi dan ibunya.
Angela Underdown yang memimpin penelitian ini mengatakan, efek dari tindakan massage ini adalah mengendalikan hormon stres, sehingga tidak mengejutkan bila terbukti bayi yang diteliti, memiliki efek seperti mudah tertidur dan relaksasi.
Label: bayi
Massage juga dapat memperkecil kadar stres pada bayi dan membuat hubungan yang lebih dekat antara bayi dan orang tuanya, mereka menyebutkan.
Dari penelitiannya mereka mengatakan bahwa bayi usia kurang dari enam bulan yang rutin di massage ternyata juga dapat menurunkan kadar hormon stres 'kortisol' dibandingkan bayi yang tidak pernah mendapatkan pijatan.
Suatu tim peneliti dari Warwick Medical School dan Institute of Education dari University of Warwick, meneliti 9 macam gerakan massage yang diterapkan kepada 598 bayi usia dibawah 6 bulan.
Bayi menerima pijatan dari orang tuanya, sebelumnya orang tua dilatih oleh tenaga kesehatan profesional sehingga setelah bayi tersebut di massage , mereka mendapatkan manfaat yang efektif.
Temuan hasil penelitian tersebut salah satunya disebutkan bahwa massage dapat mempengaruhi keluarnya hormon tidur melatonin, dimana dengan hormon tersebut bayi dapat memiliki pola tidur yang teratur.
Hal lain lagi yang disebutkan adalah dengan tindakan massage tersebut terjalin hubungan yang lebih baik antara bayi dan ibunya.
Angela Underdown yang memimpin penelitian ini mengatakan, efek dari tindakan massage ini adalah mengendalikan hormon stres, sehingga tidak mengejutkan bila terbukti bayi yang diteliti, memiliki efek seperti mudah tertidur dan relaksasi.
Label: bayi
Langganan:
Postingan (Atom)
.jpg)